Posts

Showing posts from January, 2026

Perbandingan Arduino Uno vs ESP32: Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?

Image
Arduino Uno dan ESP32 adalah dua board mikrokontroler yang paling sering dipakai oleh pemula hingga profesional. Meski sama-sama populer, keduanya punya perbedaan besar dari segi fitur, performa, dan kegunaan. Di artikel ini, kita bakal bahas perbandingan Arduino Uno vs ESP32 secara lengkap dan mudah dipahami supaya kamu bisa menentukan pilihan yang tepat. Sekilas Tentang Arduino Uno Arduino Uno adalah board mikrokontroler berbasis ATmega328P yang sangat populer di dunia edukasi dan hobi elektronik. Kelebihan Arduino Uno: Mudah dipelajari Dokumentasi sangat banyak Cocok untuk pemula Stabil dan sederhana Kekurangan Arduino Uno: Tidak punya WiFi & Bluetooth Spesifikasi relatif rendah Kurang cocok untuk proyek IoT modern Sekilas Tentang ESP32 ESP32 adalah mikrokontroler buatan Espressif Systems dengan fokus pada IoT dan konektivitas nirkabel . Kelebihan ESP32: Built-in WiFi dan Bluetooth Prosesor lebih cepat Banyak GPIO Mendukung IoT dan web serve...

Tutorial Dasar Menggunakan ESP32 dengan Mudah (Untuk Pemula)

Image
ESP32 adalah salah satu mikrokontroler paling populer saat ini, terutama untuk proyek IoT (Internet of Things) . Selain harganya terjangkau, ESP32 sudah dilengkapi WiFi dan Bluetooth , jadi cocok banget buat kamu yang mau belajar elektronik dan IoT dari nol. Di artikel ini, kita bakal bahas dasar-dasar ESP32 dengan cara paling simpel supaya mudah dipahami pemula. Apa Itu ESP32? ESP32 adalah mikrokontroler buatan Espressif Systems yang menjadi penerus ESP8266. Dibanding pendahulunya, ESP32 punya fitur lebih lengkap: Kelebihan ESP32: Built-in WiFi & Bluetooth Prosesor dual-core Banyak pin GPIO Konsumsi daya rendah Cocok untuk IoT, smart home, dan automation Alat dan Bahan yang Dibutuhkan Sebelum mulai, siapkan dulu alat berikut: 1x Board ESP32 (ESP32 Dev Module / ESP32 DevKit) Kabel USB (Micro USB atau Type-C, tergantung board) Laptop / PC Arduino IDE Koneksi internet Optional: LED Resistor 220Ω Breadboard & kabel jumper I...

Apakah Arduino Bisa Dikembangkan dan Digabung dengan Teknologi AI? Ini Penjelasannya!

Image
Arduino dikenal sebagai  mikrokontroler murah dan sederhana  yang sangat populer di kalangan hobiis, pelajar, dan bahkan engineer. Tapi, banyak yang bertanya-tanya: “Bisa gak sih Arduino dikombinasikan dengan teknologi  AI (Artificial Intelligence) ?” Jawabannya:  bisa!  Tapi tentu ada batasan dan strategi khusus untuk melakukannya. 🤔 Mengapa Arduino Terbatas untuk AI? Arduino (seperti Arduino Uno) memiliki: CPU sederhana (8-bit) RAM sangat kecil (sekitar 2 KB) Tanpa sistem operasi AI, di sisi lain, biasanya butuh: Komputasi berat Penyimpanan besar Proses paralel (seperti yang dilakukan oleh GPU) Jadi, Arduino  tidak cocok  untuk menjalankan  model AI besar langsung di dalamnya . Tapi… kamu masih bisa  menggabungkan Arduino dengan sistem AI eksternal ! 💡 Cara Arduino + AI Bisa Bekerja Sama 1.  Arduino sebagai Sensor & Aktuator  (Frontend) Arduino bisa bertugas sebagai  pengumpul data (sensor)  dan  eksekutor per...

Apakah Belajar Arduino Itu Susah? Ini Jawabannya!

Image
Buat kamu yang baru dengar tentang  Arduino , mungkin ada pertanyaan yang terlintas:  “Belajar Arduino itu susah nggak, sih?”  Tenang, kamu nggak sendiri. Banyak banget orang yang penasaran hal yang sama sebelum memulai perjalanan mereka di dunia mikrokontroler. Di artikel ini, kita akan bahas sejujurnya — apakah belajar Arduino itu susah atau sebenarnya malah seru banget? 1.  Apa Itu Arduino, Sebenarnya? Arduino adalah  papan mikrokontroler open-source  yang bisa diprogram untuk mengontrol berbagai perangkat elektronik seperti LED, sensor, motor, dan banyak lagi. Intinya, Arduino itu  otak kecil  yang bisa kamu program untuk melakukan tugas tertentu. Misalnya: Menyalakan LED secara otomatis. Membuat sistem alarm sederhana. Mengontrol suhu, cahaya, kelembapan, dll. 2.  Apakah Belajarnya Sulit? Jawabannya:  Tidak sulit, asal kamu mulai dari dasar dan punya rasa ingin tahu. Berikut beberapa alasan kenapa Arduino cocok untuk pemula: ✅ ...

Jenis Arduino yang Cocok untuk Pemula: Panduan Memulai Belajar Arduino

Image
Arduino adalah platform open-source yang sangat populer untuk belajar elektronika dan pemrograman mikrokontroler. Bagi pemula, memilih jenis Arduino yang tepat adalah langkah awal yang sangat penting agar proses belajar menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan tidak membuat frustasi. Nah, kalau kamu baru mau mulai belajar Arduino dan bingung harus pilih yang mana, artikel ini akan bantu kamu menentukan pilihan yang tepat! 1.  Arduino Uno R3  – Pilihan Terbaik untuk Pemula Arduino Uno adalah  papan Arduino paling populer dan direkomendasikan untuk pemula . Beberapa alasan kenapa Uno cocok untuk kamu yang baru mulai: Desain Sederhana : Tidak terlalu banyak fitur yang membingungkan. Banyak Tutorial : Hampir semua tutorial Arduino di internet menggunakan Uno. Stabil dan Kompatibel : Cocok dengan banyak shield (modul tambahan) dan sensor. Konektor USB Type B : Mudah dicolok ke komputer dan langsung dikenali oleh software Arduino IDE. 2.  Arduino Nano  – Pilihan Hemat d...

Mengkontrol servo menggunakan joystick dan Arduino Uno secara responsive

Image
Di video yang saya unjukkan ini, saya bisa mengkontrol motor servo menggunakan analog joystick secara responsive dan realtime. Berikut Sketch nya: #include <Servo.h> #define joystickInput A0 Servo myservo; void setup() {   myservo.attach(2); } void loop() {   int xVal = analogRead(joystickInput);   int pos = floor(xVal / 5.68);   myservo.write(pos); } Untuk koneksi pinnya, pin X joystick masuk ke Analog Input A0. Sedangkan pin data Servo terhubung ke Digital Pin nomor 2.

Mendeteksi gelap dan terangnya ruangan pakai sensor cahaya dan Arduino

Image
Sensor cahaya atau yang lebih dikenal dengan Photoresistance Module yang saya tunjukkan di video ini berguna untuk mendeteksi seberapa gelap dan terang ruangan kita. Jika terang, nilai sinyalnya adalah 0 dan jika gelap sekali nilainya 1023. Nah di video ini saya unjukkan bagaimana modul ini berfungsi saat kita program dengan Arduino. Jika gelap, maka lampu LED yang di board Arduino menyala dan jika terang lampu LED bawaan Arduino itu akan mati. Sketch nya seperti ini: #define sensorCahaya A0 int ledPin = 13; int sensorCahayaValue; void setup(){   pinMode(ledPin, OUTPUT);   Serial.begin(9600); } void loop(){   sensorCahayaValue = analogRead(sensorCahaya);    Serial.println(sensorCahayaValue);   if(sensorCahayaValue >= 10){     digitalWrite(ledPin, HIGH);   }else{     digitalWrite(ledPin, LOW);   }   delay(500); } Berikut videonya:

Tutorial Cara kontrol servo pakai joystick

Image
Saya pernah membuatkan sebuah video percobaan bagaimana cara mengkontrol putaran servo ke kanan dan ke kiri menggunakan analog joystick. Nah script Sketch nya seperti ini: #include <Servo.h> #define jX A0 Servo myservo; int pos = 90; // posisi default servo void setup() {   myservo.attach(9); } void loop() {   int xVal = analogRead(jX);   if(xVal > 521){     //maka putar servo ke kiri     if(pos > 0){       pos -= 1;       myservo.write(pos);     }   } if(xVal < 501){     //maka putar servo ke kanan     if(pos < 180){       pos += 1;       myservo.write(pos);     }   }     delay(1); } Untuk videonya bisa dicek di bawah ini:

Belajar Joystick Analog dan Arduino Uno

Image
Joystick analog yang biasanya ditemukan ada 5 pin. Pin ground, 5 volt, sumbu x, sumbu z dan switch. Kita akan hubungkan pin ground joystick ke ground board Arduino, 5 volt ke pin 5 volt, VRx ke pin Analog Input A0, VRy ke pin Analog Input A1 dan pin switch ke Digital Pin nomor 2. Lalu copy paste Sketch di bawah ini: #define jX A0 #define jY A1 #define sw 2   void setup() {   pinMode(sw, INPUT);   digitalWrite(sw, HIGH);   Serial.begin(115200); }   void loop() {   // membaca input x dan y dari joystick:   int xVal = analogRead(jX);   int yVal = analogRead(jY);   int swVal = digitalRead(sw);     //print the values with to plot or view   Serial.print("X = ");   Serial.print(xVal);   Serial.print(" Y = ");   Serial.print(yVal);   Serial.print(" sw = ");   Serial.print(swVal);   Serial.print("\n");   delay(1000); } Saat Sketch ini diupload ke board Arduino, ketika kita menggerakkan Joystick maka ak...

Cara Mentenagai Arduino dengan Panel Surya

Image
Di video tutorial Arduino Ciihuy kali ini saya akan menunjukkan cara menyalakan Arduino dengan menggunakan panel surya sebagai sumber tenaganya. Karena output panel surya itu voltasenya berubah-ubah, kalau matahari sedang terik atau mendung voltasenya naik turun, maka buat jaga-jaga biar tidak merusak Arduinonya, panel surya ini dihubungkan dengan step down yang menstabilkan output voltasenya di kisaran 5 volt. Lalu output dari step down ini kita hubungkan di pin power Arduino yang pin 5 volt untuk kabel positifnya dan GND untuk kabel negatifnya. Step down yang saya gunakan adalah ini namanya: LM2596 DC TO DC STEP DOWN Output 5V (2596F), bisa kamu cari online murah kok harganya, hihi

Cara Memrogram Kedip Lampu LED dengan Arduino

Image
Lampu LED adalah barang yang menarik untuk dijadikan bahan belajar elektronik. Di tutorial Arduino kali ini, saya akan tunjukkan bagaimana kita bisa mengkontrol dan memrogram kedip nyala dan mati lampu LED dengan mudah saat menggunakan Arduino. Sebenarnya tutorial yang ini lebih mudah daripada tutorial sebelumnya (menggunakan servo), tapi saya lupa harusnya ini dulu baru tutorial servo yang ditunjukkan, hehe, udah terlanjur. Barang-barang yang perlu disiapkan adalah lampu LED biasa, resistor 220 ohm dan board Arduino Uno (yang saya pakai Uno). Mungkin sebagian dari kamu bertanya-tanya, kenapa kita perlu resistor 220 ohm? Begini, output Arduino itu sekitar 5 volt, sedangkan lampu LED yang kita pakai ini biasanya tegangannya 3.5 volt maksimal. Kalau kita paksa dialiri listrik 5 volt dari Arduino, entah nanti lampu LED nya yang akan hangus, kalau pun tidak hangus ya nantinya Arduino kita yang akan rusak. Jadi fungsi resistor ini adalah untuk mengurangi arus daya yang masuk ke LED. Oh ya, ...

Tutorial paling gampang mengkontrol motor servo dengan Arduino

Image
Di postingan blog ini saya akan menunjukkan sebuah contoh sederhana tentang bagaimana kita bisa mengkontrol putaran/gerak motor servo dengan Arduino. Servo adalah sejenis motor/dinamo yang bisa berputar ke kanan atau ke kiri tapi tidak berputar terus menerus seperti dinamo melainkan berputar sampai sekian derajat, lalu bisa diputar balik sampai sekian derajat. Kalau kamu masih belum ngerti apa itu servo, ya seperti biasa, Googlein aja bro. Nah, bagaimanakah kita bisa mengkontrol putaran servo dengan Arduino? Di postingan ini saya tunjukkan cara sederhana sebagai contoh yang bisa kita pelajari bagaimana kita bisa mengkontrol servo. Siapkan servo dan Arduino kamu. Saya di sini pakai Arduino Uno ya. Jadi anggapannya kita pakai Uno, meskipun pakai yang lain juga gak jauh-jauh amat perbedaannya. Setelah itu, tancapkan board Arduino kamu ke komputer, dan buka program Arduino. Lalu buat sebuah script sketch dan masukkan kode di bawah ini: #include <Servo.h> Servo myservo;  // Membua...

Cara memulai menggunakan Arduino Uno R3 Clone (CH340)

Image
Blog ini akan saya mulai dengan mengenalkan produk yang murah meriah yang bisa digunakan untuk belajar Arduino. Kalau kamu punya Arduino yang asli ya oke banget, tapi kalau enggak kamu juga bisa pake yang ini: Arduino Uno R3 Clone (CH340) Penampakannya seperti ini nih barangnya: Barang ini harganya sekitar 40-50 ribuan, kalau dibanding Arduino asli yang harganya 200-300 ribuan, bener-bener murah meriah dan cocok buat nyoba-nyoba. Tapi kalau kamu pakai produk ini, kamu perlu menginstall driver tambahan yang namanya driver Ch340. Klik di sini untuk download driver tersebut yah. Jadi driver itu setelah didownload tinggal diextract, terus diinstall. Cara installnya ya ikuti aja langkah-langkah instalasinya, mudah kok, next-next aja gitu lah. Terus download program Arduino-nya, bisa didownload dari website resmi Arduino di sini: https://www.arduino.cc/en/software Program ini diinstall yah, setelah itu beres deh. Baru setelah itu kita bisa memulai belajar mengerjakan project-project Arduino...